Depok, Detak Media.com

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi mengadakan pertemuan dengan awak media untuk berdiskusi mengenai pembangunan desa desa kedepan. Pertemuan yang bertajuk ” Sinergi dengan Media Dalam Membangun Perdesaan Unggul “ diadakan di Hotel Margo, Depok Senin (2/12/2019) yang dihadiri para awak media cetak online maupun elektronik lokal maupun nasional dengan tujuan mempererat silaturahmi sekaligus sosialisasi.

Menteri Kemendes Abdul Halim Iskandar didampingi Wamen (wakil menteri) Budi Ari Setiadi yang juga ketua Projo, dirjen, sekjen dan staff kementerian lainnya memaparkan program membangun desa yang terinspirasi dari lagu Koes Plus (kolam susu) yang menurut Menteri Abdul Halim lirik lagu tersebut menggambarkan makmurnya pedesaan sehingga bisa di analogikan sebagai ” Desa Surga “.

“ Desa Syurga yang digambarkan akan memberikan keindahan, kenyamanan, ketenangan dan apa yang diinginkan akan bisa terpenuhi,”jelas Menteri

Menurutnya ada 4 kategori tingkatan desa yaitu desa Sangat tertinggal, Tertinggal, berkembang dan mandiri dan desa surga yang akan digaungkan ini merupakan tingkatan desa mandiri sehingga konsep desa yang didalamnya memberikan kenikmatan bisa terwujud,” papar Abdul Halim Iskandar.

Di tempat yang sama wamendes Budi Ari Setiadi menegaskan tidak ada istilah kampung fiktif karena semua telah di verikasi dan di survei dengan baik agar sesuai peruntukan.

“ada desa yang nama desanya siluman, tapi desanya ada, bukan fiktif,”tegasnya.

Acara yang di isi diskusi santai dan tanya jawab bersama awak media ini di tutup dengan makan malam bersama, dan dalam kesempatan itu pula menteri Abdul Halim Iskandar Anwar mengatakan akan membuat Press Gathering berikutnya dalam suasana yang memang betul betul pedesaan untuk memperat komunikasi dan lebih bersinergi lagi antara kemendes dan awak media.(Ika)

 

Loading

By redaksi