Kab. Bogor, Detak Media.com

Penyebaran Covid-19 di Indonesia belum juga menunjukkan tanda-tanda mereda secara signifikan, sebelumnya sempat turun dibawah angka 4000, tetapi hari Rabu tanggal 7 Oktober 2020 meroket lagi menjadi. 4.538 orang kasus baru positif harian nasional.

Dampaknya terhadap ekonomi semakin terasa, diperparah lagi berbagai demo dan rencana mogok kerja buruh dan pekerja, terkait penolakan terhadap omnibus law UU cipta kerja, yang baru disahkan oleh pemerintah bersama DPR.

Untuk meringankan ekonomi warga terdampak Covid-19 tersebut, Pemerintah melanjutkan Bansos, khususnya Banpres yang paling masif penyalurannya.

Pemdes Dayeuh Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, kembali menerima Banpres tahap 10, pada hari Rabu tanggal 7 Oktober 2020.

Kepada awak media ini, hari Kamis tanggal 8 Oktober, Kasi Kesra Pemdes Dayeuh, Bpk Satu bin Ekom, menyatakan pihak Pemdes telah menerima Banpres sebanyak 2.965 paket, berisi 1 kantong berisi bahan pangan dan 1 karung beras, sembari memperlihatkan paket tersebut yang disimpan sementara di aula Desa.

Pihak Pemdes segera mempersiapkan penyalurannya kepada warga terdampak Covid-19, yang sudah terdaftar hasil verifikasi data warga hasil Musdesus, agar KPM benar benar data yang sahih dari RT dan RW diwilayahnya.

“Mudah-mudahan dengan disalurkannya Banpres tahap 10 ini ke tangan warga, dapat membantu kesulitan ekonomi mereka, ditengah pandemi yang belum tahu kita kapan berakhirnya” kata Satu bin Ekom diakhir perbincangan.

Saat dikonfirmasi terkait Banpres tahap 10 , kepada Kades Dayeuh Jamhali BE, SE, mengatakan kita senang senang aja, warga dapat Banpres lagi, mudah2an bermanfaat bagi mereka,” ujarnya singkat.

Penulis : Gultom

Loading

By redaksi