Tangggamus, Detakmedia.com

Polres Tanggamus melaksanakan Focus Group Discusion (FGD) dalam rangka sinergitas percepatan vaksinasi antara TNI, Polri, Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Relawan di Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Gisting Bawah Kecamatan Gisting, Rabu (17/11/21).

FGD bertajuk “Sinergitas TNI/Polri, Tenaga Kesehatan dan Relawan Polres Tanggamus Dalam Rangka Percepatan Vaksinasi Covid-19 Guna Meningkatkan Herd Immunity Wilayah Kabupaten Tanggamus” dibuka langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K.

Kapolres AKBP Satya Widhy Widharyadi dalam sambutannya mengapresiasi Nakes vaksinator dan relawan yang telah bekerja tanpa lelah bekerja bersama TNI Polri dalam vaksinasi yang telah digelar selama sini.

“Apresiasi kami kepada Nakes vaksinator dan relawan yang selama ini telah bekerja dengan Ikhlas, semoga mendapatkan pahala dari Tuhan YME,” kata AKBP Satya Widhy Widharyadi.

Kapolres juga mengajak seluruh yang hadir  mendekatkan diri kepada Tuhan YME dalam momen yang baik ini guna silaturahmi komponen pemerintah perokok persatuan.

Sambungnya, Pandemi Covid-19 dalam 2 tahun berdampak pada sektor ekonomi dan saat ini vaksinasi Kabupaten Tanggamus belum mencapai 50 persen atau masuk PPKM Level 3 sehingga menuntut semuanya pihak untuk berkolaborasi.

“Mari bersama-sama mengajak masyarakat untuk mensukses program vaksinasi, dengan kolaborasi terbukti baik. Melihat upaya pmerintah, peran serta potensi masyarakat untuk bersinergi dalam memutuskan Covid-19 dan mudah-mudahan tidak lama lagi bisa tercapai,” harapnya.

Kegiatan juga diisi mater dan pemaparan BPBD Tanggamus, Ediyan M. Toha BPBD Tanggamus, Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus Taufik Hidayat dan perwakilan Kemenag Tanggamus yang juga Ketua Dai Kamtibmas Polres Tanggamus Ismail, M.Pd.I.

Usai pemaparan, kegiatan juga diisi diskusi serta tanya jawab dengan sejumlah peserta yang hadir, dalam sesi tersebut diketahui  permasalahan yang dibahas meliputi entri data masyarakat yang divaksin sehingga kedepan akan dilakukan langkah dengan melibatkan relawan maupun pelajar.

Kasat Binmas AKP Hi. Irfansyah Panjaitan mengungkapkan FGD digelar guna menyamakan persepsi dalam percepatan vaksinasi dengan peserta TNI, Polri, Nakes, Relawan, Pokdar Kamtibmas, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Organisasi Kepemudaan.

“Kegiatan diisi oleh pemateri dari Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus, BPBD dan Kemenang,” ungkap AKP Hi. Irfansyah Panjaitan usai kegiatan.

Kasat berharap dengan dilaksanakannya FGD, vaksinasi kabupaten tanggamus yang baru mencapai 47 persen dalam waktu dekat dapat meningkat menjadi 70 persen.

“Dengan semangat yang tinggi diharapkan tim TNI, Polri, Nakes dan relawan bisa meningkatkan pelaksanaan vaksin menjadi 70 persen,” harapnya.

Kesempatan itu, Kasat Binmas juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, Nakes dan relawan yang telah bekerja dalam vaksinasi terpadu.

“Terima kasih kepada relawan yang telah bekerja bersama tim vaksinasi membatu para Nakes, TNI, Polri dalam percepatan vaksinasi, semoga tetap semangat,” tandasnya.

Ditempat sama, Kadiskes Tanggamus Taufik Hidayat mengatakan bahwa hasil FGD akan dibawa ke forum rapat  dan melaporkan kepada pimpinan guna perbaikan-perbaikan kedepan dalam percepatan vaksinasi.

“Hasil FGD akan menjadi masukan, sehingga dalam forum rapat nantinya di laporkan kepada pimpinan, sehingga pimpinan merekomendasikan kepada OPD terkait,” kata Taufik Hidayat.

Ia mengaku, beberapa masukan juga diterima pihakanya, seperti pelajar menjadi relawan dalam entri data vaksinasi dan terkait operasianalnya juga akan dirapatkan selanjutnya.

“Pelaksanaan vaksinasi sekarang fokusnya sudah di pekon, kita juga berharap dukungan dari pekon guna membantu di dalam personel penginputan data,” ujarnya.

Taufik menambahkan, terkait Kabupaten Tanggamus yang memasuki PPKM Level 3, apabila memang dipengaruhi oleh capaian vaksinasi maka yang harus dikejar adalah target vaksinasi.

“Level 3 setelah kita identifikasi, pelaksanaanya hanya pada capaian vaksinasi maka yang harus dikejar adalah mencapai target minimal 50 persen pada akhir November 2021 dan diakhir Desember 2021 harus diatas 70 persen,” tutupnya. (Masri Sp)

Loading

By redaksi