Belitung Timur, Detak Media- Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra F. Dalimunthe, SH, SIK, MH, melaksanakan kegiatan “Jumat Curhat” bersama nelayan Desa Tanjung Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Belitung Timur. Acara ini dihadiri oleh jajaran Polres Beltim, termasuk Kasat Polairud, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasi Humas, Kapolsek Dendang, KBO Sat Intelkam, serta Camat Simpang Pesak, Kades Batu Itam, anggota Polres Beltim, mahasiswa KKN IAIN SAS BABEL, dan masyarakat nelayan setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres AKBP Indra F. Dalimunthe menjelaskan bahwa program “Jumat Curhat” merupakan inisiatif Polri untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat, berkoordinasi, dan bersinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Belitung Timur. “Kami mengundang masyarakat untuk memberikan pertanyaan, saran, dan masukan kepada Polri,” ujarnya.

Selain berdialog, Polres Beltim juga memberikan bantuan alat berupa 20 pelampung dan baju kaos kepada masyarakat nelayan Desa Batu Itam. Kapolres menyoroti keindahan alam dan situasi kamtibmas yang masih terjaga di wilayah tersebut, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mempertahankannya.

Kapolres juga membahas penggunaan alat tangkap cantrang yang telah diatur oleh peraturan dan dinyatakan legal jika izinnya lengkap. “Terkait cantrang, kami menghadapi kendala dalam penegakan hukumnya karena kapasitas kapal kami hanya untuk wilayah 3 mil ke bawah. Namun, kami akan menindaklanjuti permasalahan ini,” tambahnya.

Ia juga merencanakan pembuatan pos untuk standby kapal di wilayah tersebut guna meningkatkan pengawasan dan keamanan. Mengenai zonasi perairan tangkap, Kapolres menyatakan bahwa hal itu sudah diatur oleh pemerintah dan pengawasannya merupakan kewenangan Kementerian Kelautan, yang diketahui sangat ketat.

Penulis: Tomy

Loading