Belitung Timur | Detak Media.com
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) secara resmi membuka operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dendang yang berlokasi di Gedung Kantor SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Dendang, Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Senin (12/01/26).
Pembukaan operasional dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar. SPPG Dendang menjadi istimewa karena merupakan SPPG pertama di Kabupaten Beltim yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari serta berada di area Polsek Dendang, sebagai wujud sinergi Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
Khairil menekankan pentingnya kualitas layanan serta keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Kami menaruh harapan besar kepada SPPG Dendang yang bermitra dengan Yayasan Kemala Bhayangkari agar memberikan layanan terbaik sesuai standar Badan Gizi Nasional. Setiap tahapan, mulai dari pengadaan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi, harus mengedepankan kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan,” tegas Khairil.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas bertambahnya SPPG di Kecamatan Dendang yang dinilai semakin memperkuat pemenuhan gizi bagi anak sekolah serta kelompok rentan lainnya.
Dengan bertambahnya SPPG, pemenuhan gizi anak-anak sekolah dan kelompok rentan akan semakin terjamin. Namun yang paling penting, kualitas gizi dan keamanan makanan harus benar-benar dijaga sejak awal,” ujar Khairil.
SPPG Dendang mulai beroperasi dengan melayani sekitar 959 penerima manfaat yang tersebar di tujuh satuan pendidikan di Kecamatan Dendang.
Kepala SPPG Dendang, Rizki Pratama menjelaskan bahwa operasional perdana SPPG telah disiapkan untuk menjangkau seluruh penerima manfaat secara bertahap dan berkelanjutan.
Saat ini SPPG Dendang melayani sekitar 959 porsi makanan setiap hari yang didistribusikan ke tujuh sekolah di Kecamatan Dendang, mulai dari jenjang TK hingga SMK. Operasional resmi kami mulai hari ini,” ujar Rizki.
Ia menambahkan bahwa keberadaan SPPG juga memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar.
Untuk tenaga kerja, sekitar 95 persen berasal dari warga lokal. Total ada 50 orang yang terlibat, terdiri dari 46 relawan dan empat staf. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberdayakan masyarakat setempat,” jelasnya.
Komitmen Polri dukung Pemenuhan Gizi
Sementara itu, Wakapolres Beltim, Kompol Deddy Nuary ,S.H.,S.I.K.,menegaskan bahwa pengelolaan SPPG Dendang oleh Yayasan Kemala Bhayangkari merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional dengan mengedepankan standar pelayanan.
Arahannya jelas, kami berupaya memenuhi standar yang telah ditentukan sehingga SPPG ini benar-benar bisa melayani masyarakat dengan baik. Karena itu, kami bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari serta mitra yang mendukung operasional SPPG di Belitung Timur,” ujar Kompol Deddy.
Ia menambahkan bahwa dari sisi sarana dan prasarana, SPPG Dendang telah dipersiapkan untuk menunjang distribusi yang aman dan tertib.
Dari fasilitas juga sudah kami siapkan sesuai kebutuhan, mulai dari dapur, peralatan, hingga kendaraan distribusi. Semua ini kami pastikan mendukung pelayanan agar berjalan optimal.
Kompol Deddy Nuary,S.H.,S.I.K., juga mengungkapkan bahwa keberhasilan SPPG Dendang akan menjadi model pengembangan SPPG berikutnya di Kabupaten Beltim.
Ke depan, kami juga menyiapkan SPPG lainnya di wilayah Manggar. Jika seluruh standar terpenuhi, maka operasional SPPG bisa diperluas untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung MBG di SD Negeri 6 Dendang oleh Wakil Bupati Beltim beserta undangan lainnya.
Dengan beroperasinya SPPG Dendang, Pemerintah Kabupaten Beltim berharap program pemenuhan gizi dapat berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat, khususnya generasi muda di Kecamatan Dendang. (Tomy)
![]()
