Belitung Timur | Detak Media.com

Dalam upaya memperkuat penanganan isu-isu sosial yang krusial di tengah masyarakat, Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Belitung Timur menggelar kegiatan Coffe Morning pada Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini fokus pada pembahasan dan sinkronisasi program penanganan isu kesehatan mental, kasus bunuh diri, kekerasan terhadap kelompok rentan, hingga perundungan (bullying).

Acara yang berlangsung di Gedung Pertemuan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Belitung Timur ini dihadiri langsung oleh Kasat Binmas Polres Belitung Timur, IPTU Arief Budiman, S.H., bersama perwakilan Unit PPA Satreskrim dan jajaran personel Satbinmas.

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan di Kabupaten Belitung Timur untuk duduk bersama. Turut hadir dalam pertemuan tersebut: Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Badan Kesbangpol dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Jajaran Kepala Bidang dari DSP3A, Fungsional Pekerja Sosial, serta Psikolog Klinis.

Kasat Binmas IPTU Arief Budiman, S.H., Seizin Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H., M.M., menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk membangun kesamaan persepsi antar instansi. Fokus utama ditekankan pada urgensi penanganan kesehatan mental guna mencegah kasus bunuh diri serta menekan angka kekerasan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya.

Kami ingin memastikan bahwa setiap instansi memiliki langkah strategis yang tersinkronisasi. Pencegahan bullying dan penanganan isu sosial tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus terpadu dan berkelanjutan,” ujar IPTU Arief Budiman, S.H.

Melalui diskusi yang hangat dan produktif, Coffe Morning ini berhasil merumuskan beberapa poin strategis, di antaranya: Penyusunan langkah lintas sektor yang lebih terarah sesuai fungsi masing-masing lembaga, Penguatan koordinasi dalam pertukaran data dan sistem rujukan kasus agar penanganan di lapangan lebih responsif, Komitmen untuk melibatkan tokoh masyarakat dan lingkungan pendidikan secara aktif dalam sosialisasi pencegahan gangguan kesehatan mental dan kekerasan.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan Kabupaten Belitung Timur dapat memiliki sistem deteksi dini dan penanganan isu sosial yang lebih kuat, demi terciptanya lingkungan masyarakat yang aman, sehat secara mental, dan harmonis. (Tomy)

Loading