Kota Bogor | Detak Media.com
Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, didampingi, Wakil Ketua DPRD III Dadang Iskandar Danubrata, Ketua Badan Kehormatan (BK) Safrudin Bima, dan anggota DPRD Kota Bogor Banu Lesmana Bagaskara menghadiri aksi “Korve Kebersihan” yang digelar bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq, pada Senin 16 Februari 2026.
Kegiatan bebersih ini menyusuri rute mulai dari ikon kebanggaan Kota Bogor, Tugu Kujang, hingga kawasan Jalan Suryakencana.
Adityawarman Adil menegaskan bahwa kehadiran jajaran legislatif merupakan bentuk komitmen penuh terhadap instruksi Presiden mengenai Gerakan Nasional Asri. Menurutnya, aksi ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
”Kita kompak, semua hadir pagi ini untuk melakukan pembersihan. Ini adalah bentuk nyata dari Gerakan Nasional Asri. Kegiatan ini merupakan perwujudan konkret dari instruksi presiden yang menuntut kekompakan lintas sektoral,” ujar Adityawarman.
Ia menambahkan bahwa solidaritas yang ditunjukkan oleh kementerian, pemerintah kota, TNI-Polri, OPD, hingga tingkat Camat dan Lurah menjadi sinyal positif bagi pembangunan kota yang berkelanjutan.
Selain mendukung gerakan nasional, aksi korve ini juga menjadi langkah strategis Kota Bogor dalam mempertahankan supremasi kebersihan, yakni Piala Adipura. Sebagaimana diketahui, Kota Bogor telah berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut sebanyak dua kali berturut-turut.
Adityawarman menyatakan dukungannya terhadap tekad Pemerintah Kota Bogor untuk mencetak hattrick atau meraih Piala Adipura untuk ketiga kalinya.
”Terkait sambutan Wali Kota tadi yang ingin menjadikan ini ajang mendapatkan kembali Piala Adipura, tentu kita sangat mendukung. Bogor sudah mendapatkan dua kali Adipura, dan kita berharap aksi hari ini menjadi salah satu usaha kita untuk mempertahankan prestasi tersebut lebih dulu,” jelasnya.
Menariknya, aksi bersih-bersih ini juga melibatkan insan pers yang tergabung dalam PWI Kota Bogor. Adityawarman memberikan apresiasi tinggi kepada para wartawan yang tidak hanya meliput, tetapi juga ikut turun tangan memungut sampah di titik-titik Tugu Kujang hingga Jalan Suryakencana.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, atau yang akrab disapa Aldho, menyebut keterlibatan jurnalis adalah panggilan hati dan tanggung jawab moral terhadap kelestarian lingkungan.
”Ini bukti wartawan juga peduli dengan masyarakat, peduli lingkungan, dan cinta Kota Bogor. Bebersih itu harus lahir dari dalam diri kita karena kebersihan adalah bagian daripada iman,” tegas Aldho.
Kegiatan ini diharapkan mampu memicu kesadaran masyarakat yang lebih luas. Harapannya, budaya hidup bersih tidak hanya muncul saat ada kunjungan pejabat, namun benar-benar menjadi identitas dan gaya hidup sehari-hari warga Kota Bogor. (Ika Dewi)
![]()
