Belitung Timur | Detak Media.com

Hasil pemantauan lapangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) bersama perwakilan PT Pertamina (Persero) dalam menindaklanjuti isu kelangkaan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) atau biasa disebut gas subsidi, menunjukkan masih adanya penggunaan gas subsidi pada sejumlah usaha yang secara ketentuan tidak diperbolehkan, seperti restoran dan binatu di Kecamatan Manggar, Selasa (13/1/26).

Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Beltim, Tri Astuti Ramadhani Haliza menyampaikan bahwa Inspeksi Mendadak (sidak) dilakukan untuk memastikan gas subsidi digunakan sesuai peruntukannya sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2007.

Dari hasil sidak yang kami lakukan, masih ditemukan penggunaan gas subsidi pada usaha seperti restoran dan binatu, padahal gas subsidi ini diprioritaskan untuk rumah tangga dan usaha mikro tertentu,” ujar Tri.

Menurut Tri, penemuan jumlah tabung gas subsidi yang relatif cukup banyak di beberapa lokasi usaha ini dinilai berpotensi mempengaruhi ketersediaan gas subsidi bagi masyarakat apabila tidak segera ditangani.

Meskipun pemakaian di masing-masing usaha tidak terlalu besar, namun jika dilakukan secara terus-menerus tentu akan berdampak pada distribusi gas subsidi di masyarakat. Karena itu, temuan ini menjadi perhatian serius bagi kami.

Menindaklanjuti hasil sidak, Pemkab Beltim melalui Tri menegaskan saat ini masih mengedepankan pendekatan preventif melalui sosialisasi dan pembinaan. Pelaku usaha yang ditemukan menggunakan gas subsidi akan diberikan surat teguran serta dilakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan.

Langkah awal yang kami tempuh adalah pembinaan dan akan ada surat teguran juga nantinya. Kemudian, akan dilakukan pengecekan kembali untuk memastikan pelaku usaha sudah beralih menggunakan gas LPG non-subsidi sesuai ketentuan,” pungkas Tri.

Melalui langkah pengawasan, sosialisasi, dan edukasi yang berkelanjutan, Pemkab Beltim berharap distribusi gas subsidi dapat lebih terkendali serta kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi. Pemkab juga mengimbau seluruh pelaku usaha untuk memahami dan mematuhi regulasi demi menjaga ketersediaan gas subsidi secara berkelanjutan. (Tomy)

Loading