Belitung Timur | Detak Media.com
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten didampingi Sekretaris Daerah, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Gantung, dan Perangkat Daerah lainnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pertambangan meja goyang di wilayah Kecamatan Gantung, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat Satuan Tugas Percepatan Penataan Kegiatan Usaha Pengelolaan Mineral menggunakan meja goyang dan Paparan Rencana Pemetaan Lokalisasi meja goyang kedalam area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah di Ruang Rapat Kantor Bupati yang digelar pada Jumat (23/1/2026).
Dalam pelaksanaan sidak, Kamarudin Muten bersama rombongan menyusuri sejumlah titik meja goyang yang sedang beroperasi untuk memberikan himbauan agar kegiatan meja goyang mematuhi protokol kesehatan serta memberikan masker dan susu kepada pekerja meja goyang. Ia juga menghimbau agar lokasi meja goyang jauh dari pemukiman masyarakat.
Ini adalah masalah kesehatan dan kemanusiaan, jadi kalau kita tidak peduli bukan tidak mungkin kedepan banyak masyarakat yang tumbang kesehatannya. Memang terlihat sepele, namun dalam jangka panjang ini bisa membahayakan masyarakat. Saya saja, baru sebentar datang ke tempat meja goyang yang sedang beroperasi sudah merasa hidung tidak nyaman dan pernafasan tidak nyaman,” jelas Kamarudin.
Pada sidak tersebut, Bupati juga meninjau dua titik lokasi yang akan dijadikan lokalisasi meja goyang, di Desa Selinsing dan Desa Batu Penyu. Ia menyampaikan agar meja goyang yang bekerja sama dengan PT Timah segera dipindahkan ke tempat lokalisasi tersebut.
Saya minta PT Timah bantu saya, 125 meja goyang yang ada kerja sama dengan PT Timah segera dipindahkan. Sisanya, meja goyang yang belum ada kerja sama dengan PT Timah saya minta untuk merangkul mereka,” tegas Bupati Kamarudin.
Ia menambahkan penataan meja goyang ini bukan hal mendadak, namun sudah dari September 2025 lalu ia melakukan audiensi kepada seluruh pemilik meja goyang se-Beltim agar memindahkannya dari lingkungan pemukiman.
Kita sudah sampaikan pada audiensi tersebut, kita kasih tiga bulan untuk dipindahkan ke IUP PT Timah tapi kenyataannya sampai Desember kemarin masih belum. Jadi pada rapat bersama Forkopimda kemarin, saya pastikan tidak ada lagi aktivitas meja goyang di lingkungan pemukiman sebelum puasa.
Kamarudin juga menegaskan akan menutup meja goyang yang masih beroperasi dekat pemukiman masyarakat pada saat bulan puasa.
Jika mereka masih tidak mau pindah terpaksa kita tutup, nanti akan ada Satgas yang akan melakukannya. Jadi ini adalah salah satu tanggung jawab PT Timah karena Pemerintah Pusat mempercayakan urusan Timah ini ke PT Timah, saya harap PT Timah bisa jadi bapak angkat. (Tomy)
![]()
