Belitung Timur | Detak Media.com

Dalam upaya memperkuat komunikasi dua arah dan menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, Polres Belitung Timur menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama insan pers, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Warkop Aput, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra F. Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.M., beserta jajaran PJU Polres Beltim. Turut hadir tokoh-tokoh penting di antaranya Ketua DPW Komnaspan Prov. Babel Alfedri, Ketua GP Ansor Agus, Ketua KNPI Wahyu, Ketua Pokja Wartawan Suherman Fuad, serta pimpinan Ormas dan LSM lainnya seperti Pemuda Pancasila, LSM Fakta, Perwalhi, LMP, dan Forum Komunikasi Peduli Lingkungan Hidup.

Dalam arahannya, AKBP Indra F. Dalimunthe menyoroti fenomena meningkatnya penggunaan sepeda listrik di jalan raya, terutama oleh anak-anak sekolah. Beliau menegaskan bahwa langkah preventif akan diambil demi keselamatan masyarakat.

Kami akan memberikan imbauan serius kepada sekolah dan orang tua. Mayoritas pengguna sepeda listrik adalah anak sekolah, dan ini rawan kecelakaan. Kami ingin memastikan keselamatan mereka tetap terjaga,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa saat ini tengah berlangsung Operasi Keselamatan. Berbeda dari operasi biasanya, kali ini kepolisian lebih mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi tanpa penilangan, bahkan membagikan helm kepada pengendara yang tidak memilikinya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Polres Belitung Timur telah berkoordinasi untuk melaksanakan razia gabungan di tempat hiburan malam (THM) dan peredaran minuman keras guna memastikan kekhusyukan ibadah masyarakat.

Terkait isu lingkungan dan kesehatan masyarakat, Kapolres memberikan perhatian khusus pada operasional “meja goyang” (pemurnian timah).

Masyarakat di sekitar lokasi meja goyang berhak hidup sehat. Saat ini kami masih memberikan imbauan, namun akan ada saatnya dilakukan upaya paksa secara terukur jika aturan tidak diindahkan,” tegasnya.

Di sektor pertambangan, Kapolres memberikan saran inovatif agar usaha pertambangan dikelola melalui wadah koperasi. Menurutnya, hal ini penting agar pengelolaan tidak bersifat perorangan, sehingga kesejahteraan penambang lebih terjamin dan pertanggungjawaban hukum saat terjadi kecelakaan kerja menjadi lebih jelas.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh diskusi ini berakhir dalam keadaan aman dan terkendali, menandai kuatnya sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat di Belitung Timur. (Tomy)

Loading