Banjar | Detak Media.com

Revitalisasi bangunan sekolah yang bertujuan memperbaiki fasilitas pendidikan dan dikerjakan oleh pihak rekanan justru mengakibatkan tiga pekerja lokal mengalami kecelakaan kerja, Senin (21 September 2026).

Kecelakaan tersebut terjadi saat proses pembongkaran kuda-kuda bangunan yang dilakukan secara manual tanpa dilengkapi pengamanan.

Saat dikonfirmasi, Opik, Ketua Bidang Sarana dan Prasarana, membenarkan adanya kecelakaan kerja yang melibatkan tiga pekerja, di antaranya Kasno, Suad, dan Kodir.

“Luka yang dialami pekerja ada yang sifatnya ringan dan berat. Saat kejadian, para pekerja langsung dilarikan ke RSUD dengan didampingi oleh saya dari pihak sekolah,” ujar Opik.

Menurutnya, para korban kemudian mendapatkan penanganan medis. Selain itu, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi luka yang dialami para pekerja, termasuk memastikan apakah terdapat luka yang tergolong fatal atau tidak.

“Setelah dinyatakan bisa dirawat di rumah, yang bersangkutan kemudian diantar ke rumah masing-masing,” tegasnya.

Hingga berita ini dimuat, pihak rekanan dan konsultan belum dapat dimintai keterangan terkait aspek keselamatan kerja dalam proses revitalisasi tersebut. (Suryatno)

Loading

By Admin