Tanggamus, Detak Media.com

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Tanggamus Periode 2020 – 2025 Resmi dikukuhkan Oleh Ketua YJI Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafi’i, di GSG Pekon Gistingbawah, Kecamatan Gisting, Rabu (02/12/20).

Pengukuhan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Lampung Nomor : 040/YJI-CU-LPG/SK/VII/2020 Tentang Pengesahan Susunan Pengurus dan Pembentukan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Tanggamus Masa Bakti 2020 – 2025.

Hadir dalam pengukuhan tersebut, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani yang juga selaku Pembina YJI Cabang Tanggamus, Ketua Bayangkari, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Adhyaksa Dharmakarini, Ketua Ikada, Ketua IDI Tanggamus serta para Kepala OPD Pemkab Tanggamus.

Ketua YJI Cabang Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafi’i, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan Yayasan Jantung Indonesia adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah melalui pemasyarakatan Panca Usaha Jantung Sehat. Turut menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas sehat sejahtera, bebas penyakit jantung dan pembuluh darah, dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menjaga kesehatan dirinya melalui penyuluhan tentang penyakit jantung dan pembuluh darah serta upaya pencegahannya.

Kami berkomitmen bahwa kami kedepan akan tanggap mengantisipasi penyakit jantung dan bisa menyusun langkah yang strategis serta tepat untuk melakukan pencegahan, seperti penyuluhan kepada generasi muda khususnya perempuan dan kepada ibu-ibu atau kaum perempuan,” kata Sri.

Sri melanjutkan, prioritas sasaran Kegiatan Yayasan Jantung Indonesia adalah anggota Kelompok Jantung Sehat (KJS), kelompok atau organisasi perempuan, kelompok kelompok seniman, organisasi agama dan masyarakat luas, dimana kepada mereka kami akan memasyarakatkan Gerakan Panca Usaha Jantung Sehat antara lain seimbang gizi, tidak merokok, mengelola stress, mengatur tekanan darah dan teratur berolahraga.

Pada tahun 2021 mendatang kami sudah merencanakan kegiatan diantaranya adalah pembentukan Klub Jantung Sehat (KJS) di 20 Kecamatan, Pemberdayaan pada kelompok remaja dan perempuan dengan menggandeng stake holders terkait, serta berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh pusat maupun YJI Cabang Utama Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Sementara Bupati Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Pengurus YJI Cabang Tanggamus.

Semoga dengan adanya YJI di Kabupaten Tanggamus dapat mendukung program Pemerintah Daerah dibidang kesehatan, terutama mengenai penyakit jantung,” kata Bupati.

Bupati berharap dengan keberadaan YJI Tanggamus, akan ada upaya sosialisasi dan edukasi yang lebih terhadap kesehatan masyarakat, khususnya terkait dengan jantung yang sehat dan upaya terhadap pencegahan penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah.

Kita ketahui ini menjadi penyebab yang cukup tinggi dari angka kematian yang ada di Kabupaten Tanggamus. Saya berharap Yayasan Jantung Indonesia nanti betul-betul dapat berkiprah dan berkontribusi secara nyata untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tanggamus. Tidak hanya sekedar acara seremonialnya saja, atau pengurus yang dikukuhkan saja, tapi yang ditunggu masyarakat adalah bagaimana kiprahnya, kontribusinya dan upaya-upaya apa saja, sehingga masyarakat bisa lebih sehat lagi,” harap Bupati.

Upaya ini, lanjut Bupati, dalam rangka untuk meningkatkan Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Tanggamus, yang saat ini berada pada angka 68 Tahun.

Dengan Yayasan Jantung Indonesia, tentunya dengan programnya nanti untuk sosialisasi edukasi utama dengan memasyarakatkan Panca Usaha Jantung Sehat tadi, saya harap masyarakat Tanggamus akan lebih sehat lagi dan usia lebih panjang lagi, sehingga nanti akan meningkatkan IPM kesehatan masyarakat Tanggamus,” ujar Bupati.

Bupati menyatakan bahwa Pemkab Tanggamus siap untuk mensupport (mendukung) dan bermitra dengan YJI.

Saya berpesan, agar terhindar dari penyakit JANTUNG, maka kita perlu “SEHAT.” S adalah Seimbangkan gizi; E : Enyahkan rokok, H : Hindari stress, A : Awasi tekanan darah, dan T : Teratur olahraga,” pungkas Bupati.

Apabila kita terus sehat, maka Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Tanggamus pun akan semakin meningkat. Apabila saat ini UHH Tanggamus berkisar 68 Tahun, maka diharapkan ditahun-tahun mendatang dapat meningkat dan menyamai UHH Nasional yang telah mencapai lebih dari 71 Tahun. Dengan UHH meningkat maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Tanggamus pun akan semakin meningkat, karena angka Harapan Hidup adalah salah satu Komponen dalam perhitungan IPM,” terang Bupati.

Adapun Ketua Bidang Pengembangan Dana YJI Lampung, Ny Mamiyani Farizal, mewakili Ketua YJI Lampung Ny Rianasari Arinal, melalui video conference menyampaikan bahwa di Indonesia saat ini mengalami peningkatan Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti stroke, jantung, hipertensi, dan diabetes, yang tidak hanya menyerang kelompok lanjut usia, bahkan menyerang kelompok usia produktif.

Jika dulu penyakit jenis ini biasanya dialami oleh kelompok lanjut usia, maka kini mulai mengancam kelompok usia produktif. Ancaman ini akan berdampak besar bagi SDM dan perekonomian Indonesia ke depan.”

Tingginya prevalensi di Indonesia disebabkan gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurang mengonsumsi sayur dan buah, kurang aktivitas fisik, merokok, dan obesitas,” terangnya.

Mamiyani melanjutkan, keberadaan Yayasan Jantung Indonesia yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia dengan Cabang Utama di Provinsi dan Cabang di Kabupaten diharapkan dapat menekan prevalensi tersebut.

Program Yayasan Jantung ini sangat baik, karena menyentuh semua elemen masyarakat, dimulai dari yang mempunyai penyakit jantung bawaan, kelompok masyarakat, kelompok remaja, siswa-siswa sekolah dari SD-SMP-SMA. Hal ini karena kesehatan jantung adalah menjadi unsur yang wajib dilaksanakan oleh semua individu,” pungkasnya.

Penulis : Masri sp

Loading

By redaksi