Bogor, Detak Media.com

Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H bersama bupati Bogor Ade Yasin meninjau korban banjir bandang di desa Rengasjajar dan desa Tegalega Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (19/05)

Banjir Bandang yang terjadi pada Senin malam tersebut diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi, sehingga membuat debit air di aliran sungai yang berada dipinggiran rumah warga meluap hingga membuat beberapa tanggul mengalami kerusakan.

Dimana akibat banjir bandang tersebut pun tak sedikit mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan dan membuat hanyut barang – barang milik warga, dimana akibat kejadian tersebut warga pun diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H pun mengungkapkan bahwa bencana banjir bandang ini tidak mengakibatkan korban jiwa, hanya mengakibatkan kerusakan di beberapa bagian rumah warga akibat tersapu air sungai yang meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga, tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut bupati Ade Yasin menyampaikan bahwa terjadinya banjir masalah utamanya dari pendangkalan di aliran sungai Cidangdeur, sehingga penanganannya selain memperbaiki tanggul, juga pengerukan sungai rasanya ini perlu dilakukan supaya tidak terjadi lagi.

“Nanti kita lihat dari hasil pantauan, masalahnya apa yang perlu di perbaiki dan untuk sementara suplai makanan dari Dinsos serta relawan-relawan yang lain. “Jadi kebutuhan pokok sudah kita penuhi termasuk air bersih, sambil kita lihat untuk infrastruktur nya seperti apa yang harus dibenahi,” kata Ade Yasin.

Ade juga menyebutkan yang terdampak 300 Kepala Keluarga, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir bandang yang pada Senin kemarin.

“Tidak ada rencana relokasi karena memang situasinya masih terkendali tapi yang terdampak kita ungsikan dulu karena ini sungai saja yang menjadi masalah, kalau untuk kestabilan tanah masih bagus. Hanya sungai saja yang perlu di benahi,” terangnya.

Editor : Ika Candra Dewi

Loading

By redaksi