Kab. Bogor | Detakmedia.com

Pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 sampai akhir tahun 2021 saat ini berakibat merosotnya perekonomian, khususnya pusat-pusat perbelanjaan seperti Mall yang biasanya juga berisi sektor usaha kuliner, mendorong sekelompok anak muda milenial yang tergabung dalam beberapa komunitas seperti Explore Cileungsi, Cileungsi Jajan

Kemudian Tatanan Imaginer dan Metland School Project, SMK Metland Cileungsi berkolaborasi mengadakan kegiatan bersama “Festival Kuliner Cileungsi”, pasca melonggarnya PPKM, Mall kembali dibuka dan wilayah Kecamatan Cileungsi sudah zona hijau Covid-19 (statement Camat Cileungsi Adhi Nugraha, Jumat 29/10/2021).

Kegiatan dilaksanakan di Urban Terrace Metropolitan Mall Cileungsi mulai sejak tanggal 23/10/2021 sampai 7/12/2021, selama 16 hari sesuai jam operasional Mall

Project Officer Festival Kuliner Cileungsi dari 5 komunitas terkait, Cahyo Bagus Dwi Prayitna saat bincang-bincang dengan awak media memaparkan bahwa kegiatan ini adalah upaya mereka menghidupkan sektor UKM setelah redup setahun lebih imbas Pandemi Covid-19.

“Kami mencoba mengajak kaum milenial, anak anak muda yang kreatif bergerak dalam sektor kuliner di tempat yang representatif seperti Mall ini, Kak Uca selaku salah satu Pembina komunitas mengkordinasikan dengan management MMC untuk mendapatkan tempat disini. Dan para Tenant menghadirkan berbagai ragam kuliner dengan menu masa kini. Adapun segmen pelanggan yang disasar adalah keluarga, karena saat ini anak-anak pun sudah diperkenankan ke Mall,” ujar Cahyo.

Cahyo menambahkan, bahwa Tenant yang berpartisipasi ada 13 tempat, merupakan pedagang kuliner dari berbagai tempat di sekitar Cileungsi, dengan aneka masakan yang berbeda-beda. Dan untuk mempromosikan kegiatan festival kuliner ini, selama pelaksanaan khususnya saat weekend diadakan live music, demo masak, fashion show, dan talk show.

Cahyo yang mengkoordinir 50 orang jadi anggota panitia kegiatan ini dari ke 5 komunitas yang disebutkan diatas, secara bergantian menghandle kegiatan terkait festival kuliner di MMC ini.

Cahyo mendapatkan bocoran bahwa pihak Tenant bisa mencapai omset Rp 3.5 juta/hari, sementara kontribusi mereka selama 16 hari penyelenggaraan festival ke management Mall berkisar Rp 1.5 juta.

“Para Tenant mendapatkan keuntungan, komunitas kami mendapatkan pembelajaran, pengalaman dan kami juga mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi kreatif, dan menciptakan peluang usaha, persaingan sehat bagi seluruh usaha Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar dapat bangkit pasca melonggarnya PPKM dan Pandemi Covid-19 sudah makin hilang,” pungkas Cahyo
(Gultom/BJS)

 

Editor : Admin

Loading

By redaksi