ParlemenPemerintahanSumatera Barat

Hj. Nasih Unggul Jauh Dari Pesaingnya Pada Pilkades PAW Desa Mekarsari Cileungsi

Kab. Bogor | Detakmedia.com

Hj. Nasih nomor urut 1, yang juga isteri H. Rosadi (almarhum) Kades Mekarsari, unggul jauh dan memenangkan persaingan pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Mekarsari Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, hari Minggu 12/12/2021 di rumah Joglo RT 014/ RW 06 Desa Mekarsari.

Dari 191 hak pilih seperti yang diputuskan pada Rapat Penetapan Peserta Musyawarah Pemilihan Kades Mekarsari PAW tanggal 8 Desember 2021 di kantor Desa, pada proses Pilkades yang dihadiri 220 orang peserta musyawarah, termasuk undangan,

Muspika Cileungsi yang hadir lengkap yakni Camat Adhi Nugraha, Danramil Mayor Inf Chusnun Anwarudin dan Kapolsek Kompol Andri Alam Wijaya, beberapa orang staf Kecamatan Cileungsi, juga tampak PLT Kades Mekarsari Sukardinata.

Adapun hasil Pilkades PAW Desa Mekarsari yang digelar sejak jam 8 pagi hari tersebut, berdasarkan perhitungan suara yang dilakukan panitia Pilkades dihadapan seluruh peserta musyawarah dan ratusan warga diluar pagar rumah Joglo tersebut, perolehan suara sebagai berikut:

1. No urut 1 Hj Nasih : 104 suara
2. No urut 2 Hj Muniroh, S.PdI : 38 suara
3. No urut 3 Solihin, SH. : 49 suara.

Pilkades yang diperkirakan warga dan pengamat akan berlangsung ketat, ternyata berakhir dengan antiklimaks. Sebelumnya info yang didapatkan media ini, pada proses penilaian calon di Kecamatan Cileungsi, calon yang memenangkan Pilkades ini justru mendapatkan skor terendah dari 2 calon lainnya, seperti berikut:

1. Hj. Nasih. : 150
2. Hj. Muniroh. S.PdI : 360
3. Solihin. SH : 640

Kasak – kusuk tak jauh dari arena Pilkades pun terendus media. Bukan rahasia umum lagi, pada setiap Pilkades berhembus kencang aroma bagi bagi uang, apalagi pada Pilkades PAW seperti kali ini jumlah pemilih kurang dari 200 orang, tapi sekencang angin itu pula susah dibuktikan.

“Ya gimana gak menang mas, yang menang ini, katanya berani bayar 2 kali lipat dari calon lainnya, saya dengar pemenang ini kasi 2 juta,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya, akan tetapi saat awak media mencoba menanyakan buktinya, yang bersangkutan malah mengelak.

Seorang tokoh masyarakat dan ulama (TS) yang juga ikut andil punya hak pilih pada kontestasi Pilkades Mekarsari PAW ikut bersuara, terkait hasil Pilkades melalui percakapan WhatsApp dengan awak media ini, dengan berkata: *”Kurang bisa diterima akal sehat Bang”* cetusnya.

Sementara itu salah satu pemegang hak pilih , seorang tokoh pendidikan setempat, melalui percakapan WhatsApp kepada awak media ini pasca Pilkades mengaku memang mendukung pemenang Pilkades PAW yang baru selesai digelar itu. Saat dikorek informasi terkait rumor pemberian uang ke pemilih, termasuk ke yang bersangkutan, dirinya mengakui memang didatangi orang untuk mengantarkan uang, tapi tidak mengambilnya.

“Saya cukup mendukung saja, Insya Allah dapat rejeki dari yang lain,” ungkapnya seolah menunjukkan integritas jatidiri ketokohannya sebagai pendidik.

Sebelum meninggalkan lokasi TPS, Camat Cileungsi Adhi Nugraha yang didampingi Danramil Mayor Inf Chusnun Anwarudin dan Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya kepada awak media menyatakan pihaknya bersyukur seluruh tahapan sudah dilalui dengan baik. Apresiasi kepada BPD, panitia Pilkades Mekarsari, DPMD dan Pemkab Bogor berkat sinergitas semuanya, Pilkades dapat berjalan dengan baik dan kondusif.

“Juga dengan pak Danramil dan pak Kapolsek terus ikut memantau dan mensupport dan proses awal sampai Pilkades hari ini berjalan lancar, aman dan kondusif. Konsekuensi dari Pilkades ada pemenang dan ada pihak yang kalah, tetapi dari saat proses seleksi sudah ditekankan mental yang kuat, siap menang dan siap kalah, dan Alhamdulillah mereka bisa, beserta pendukungnya agar tetap menjaga kondusifitas Desa Mekarsari,” tambah Adhi

“Selamat kepada pemenang Pilkades PAW, masih ada sisa waktu untuk membangun Desa Mekarsari dan Kita masih menunggu proses hari ini dilaporkan ke Pemkab Bogor, seraya menunggu Pilkades PAW wilayah lainnya juga, tapi diperkirakan pelantikan Kades terpilih PAW ini di bulan Januari sampai akhir Februari 2022,” ujarnya menjawab jadwal pelantikan Kades PAW ini.

Yudi Budiarsono, selaku Ketua panitia Pilkades, menyatakan pihaknya bekerja sejak 22 Oktober lalu, bekerja sesuai Perbub 66 tahun 2021.

“Alhamdullilah semua berjalan dengan baik, pesan kepada seluruh warga Mekarsari harus bisa menerima siapapun yang terpilih karena saya yakin. semua calon pasti punya visi membangun Desa Mekarsari tetapi bagi yang belum menang Insya Allah masih ada kesempatan diwaktu yang akan datang,” ujar Yudi. (Gultom)

Loading