Kab. Bogor, Detakmedia.com – Ditengah hangatnya polemik soal Perpres 104, yang bahkan beberapa waktu lalu telah didemo para Kepala Desa sampai ke istana Presiden, tetapi apapun hasilnya itu tidak mengurungkan niat PemDes Cileungsi Kidul untuk meneruskan proses Penetapan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) Tahun 2022, melalui Musdes hari Kamis 23/12/2021 di aula Kantor Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.

Kades Cileungsi Kidul Rudi Sukarya SE, didampingi Ketua BPD H.Ujang Kaman, ST, Ketua LPM, Babinsa Peltu Edi Nuryo, Bhabinkamtibmas Aipda Usman menjadi narasumber dalam kegiatan Musdes tersebut.

Peserta Musdes yang diikuti beberapa staf Desa seperti Sekdes Dimas Anugrah, SE, juga diikuti oleh anggota BPD, tokoh masyarakat, Kadus dan RT-RW Desa Cileungsi Kidul.

Sesaat pasca Musdes, kepada awak media, Rudi Sukarya menyatakan bahwa kegiatan Musdes kali ini adalah melanjutkan RPJM atau penetapan Musrenbangdes beberapa waktu lalu, karena penetapan ini ditunggu sampai tanggal 27 Desember 2021.

“Point- point penetapan RKPDes ini antara lain kita ada pembangunan infrastruktur betonisasi jalan sebanyak 4 titik, antara lain di wilayah RT 4, RW 2, RT 4 RW 4, Ciberium RT 5 RW 5, dialokasikan dari sisa 32 % , karena sesuai Perpres 104, BLT DD 40 %, Ketahanan pangan dan hewani 20 % dan penanganan Covid-19,sebesar 8 %” ungkapnya.

Rudi menambahkan dirinya bersyukur ditengah keterbatasan anggaran yang ada, semua lembaga setuju, demi perbaikan dan pemberdayaan masyarakat.

“Terkait Samisade, program PemKab Bogor, tahap I telah kita selesaikan dan saat ini proses pengajuan untuk tahap II, apakah disetujui akhir tahun ini atau tidak kita masih menunggu. Untuk Tahun 2022 kita harapkan berlanjut, karena Samisade ini sangat bermanfaat pembangunan infrastruktur jalan, untuk meningkatkan perekonomian, kita doakan saja,” pungkas Rudi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPD H Ujang Kaman, ST juga mengamini kesepakan semua peserta Musdes yang setuju RKPDes ini dijalankan tahun mendatang.

“Sekalipun pandemi Covid-19 yang banyak menyedot anggaran, tetapi apa yang bisa terjangkau yang kecil-kecil pun harus dilakukan. Infrastruktur jalan dibangun agar meningatkan perekonomian warga, ekonominya baik, agar bisa menyekolahkan anak,” ujarnya.

Ujang Kaman menyatakan kedepannya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus dikejar. SDM maju, ekonomipun pasti maju. “Saya miris melihat warga Cileungsi ada di perempatan jalan, karena SDM nya sangat minim.

“Ketika manusianya cerdas, daerahnya pun pasti cepat maju. Cileungsi sudah didukung infrastruktur yang memadai untuk maju, ada pasar, ada Mall, pusat pusat perkantoran dan lainnya. Saat SDM memadai tentu daerah ini pun cepat berkembang maju, tetapi harus pula diiringi oleh mentalitas yang baik para warganya,” katanya dengan penuh harap. (Gultom)

Loading

By redaksi