Klapanunggal | Detakmedia.com

Bertempat di pelataran parkir samping Kantor Desa Nambo Kec. Klapanunggal Kab. Bogor, masyarakat Desa Nambo menggelar tradisi budaya tahunan “Selamatan Bumi” pada, Rabu (12/10/2022).

Menurut Ketua BPD Nambo Nesin Minda, adapun acara tersebut merupakan tradisi tahunan sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa dan silaturahmi dengan sesama warga yang dilaksanakan dengan melibatkan seluruh warga Desa Nambo, seluruh RT, RW, Kadus, Lembaga Desa, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama dan difasilitasi oleh PemDes Nambo.

“Selain gelar seni budaya, tarian jaipongan dan ronggeng juga diisi dengan puncak acara jelang siang jam 12.00 WIB ritual sedekah bumi, terhidang berbagai macam makanan dan buah-buahan hasil bumi dan pasca memanjatkan doa-doa makanan tersebut akan dinikmati bersama,” ujarnya.

Babinsa Nambo Sertu Sukamdi juga menyatakan rasa syukurnya dengan acara tersebut yang mana bersama dengan masyarakat berbaur dalam suasana kondusif terlebih dengan telah longgar nya pasca pandemi Covid-19.

Antusiasme warga tampak silih berganti berdatangan sejak acara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Tampak hampir semua petinggi Desa Nambo hadir, juga Bhabinkamtibmas Aipda Amir, Ketua TP PKK, dan juga beberapa personel satpol PP Kec Klapanunggal.

Tenda undangan berkapasitas 300 orang tetap terisi penuh, acara itu juga berlangsung semarak dengan pentas seni diisi lagu lagu dengan jaipongan dan ronggeng iringan Group Tepangsono.

Kasatgas Linmas Misar RM dan puluhan anggotanya proaktif bersiaga dan membantu kelancaran dan keamanan warga yang hadir dan kendaraan mereka. “Sigap berjaga-jaga Bang,” ujar Misar RM singkat.

Jelang pukul 12.00 WIB sebelum dilakukan doa-doa dan sedekah bumi, Nanang SE selaku Kades Nambo memberikan kata sambutan yang mengatakan bahwa tujuan kegiatan selamatan bumi adalah adanya kebersamaan dalam bersyukur kepada Sang Kuasa atas nikmatNya atas hidup kita dan dilahirkan di bumi dan diberkahi dari hasil bumi.

Nanang menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Nambo dan khususnya yang telah secara bersama-sama menyelenggarakan kegiatan dengan baik, kepada panitia, Ketua BPD dan lembaga lainnya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua pihak yang turut mendukung sepenuhnya acara tersebut.

Tak lupa Nanang juga mengajak semua warga berdoa bagi semua leluhur atas jasa mereka dan agar mendoakan mereka diberikan yang terbaik di sorga, demikian juga bagi warga Desa Nambo diberikan yang terbaik.

“Mari kita secara bersama-sama juga harus menjaga alam supaya kita juga terjaga dari alam, serta Desa Nambo dapat dibangun dan masyarakat lebih maju lagi,” tambah Nanang.

Dalam kesempatan tersebut, Sesepuh dan tokoh masyarakat dan ketua panitia Emin Janipan berharap dengan gelaran selamatan bumi membawa berkah bagi tugas-tugas Kepala Desa dan jajarannya, instansi terkait, Kecamatan, Polsek dan Koramil, Tokoh Ulama, dan Tokoh Masyarakat dapat berjalan dengan baik, demikian masyarakatnya juga untuk para pedagang, warung, pekerja, dan lainnya bisa bertambah sukses.

Emin yang juga mantan Kades Nambo itu mengingatkan agar selamatan bumi bisa terus dilanjutkan sebagai tradisi yang baik, sehingga tidak boleh ada saling ejek atau caci maki.

“Semoga ke depan Desa Nambo lebih sejahtera aman dan tentram,” tutupnya.

Dalam sesi rehat dan ramah tamah, saat bincang dengan beberapa awak media, Kades Nambo berpesan khususnya kepada kaum pemuda remaja, agar kegiatan Hajat Bumi ini agar dijadikan ajang bimbingan ke depan untuk lebih meningkatkan rasa syukur kepada Sang Pencipta dan ikut menjaga alam.

“Sedekah Bumi juga bermakna harus ada timbal balik yang baik, alam menghasilkan berkah kehidupan, sebaliknya manusia harus menjaga alam”, pungkas Nanang mengingatkan. (Tom)

Loading

By redaksi