Belitung Timur | Detak Media.com
Polres Belitung Timur Respon cepat ditunjukkan oleh Pamapta 3 Polres Belitung Timur dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peristiwa gantung diri yang terjadi di Dusun Damai Baru, Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, pada Rabu pagi (13/01/2026).
Setelah menerima laporan dari warga dan pihak Puskesmas, Pamapta 3 Polres Beltim langsung memimpin personil piket Polsek Manggar dan Unit Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim untuk melakukan pengamanan serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Peristiwa yang menimpa korban S(51) pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, Agus Sugiarta (24), sekitar pukul 06.30 WIB dalam posisi tergantung di area dapur rumah. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan langkah-langkah kepolisian guna memastikan situasi tetap kondusif dan data lapangan terdata dengan akurat.
Pamapta 3 Polres Beltim, IPDA Eko Suprayetno, S.H., seizin Kapolres Belitung Timur AKBP Indra F. Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H., M.M. menyatakan bahwa tindakan cepat ini merupakan standar pelayanan Polres Beltim dalam merespons kejadian menonjol di masyarakat.
Setelah kami menerima aduan dari masyarakat dan pihak desa, kami dari jajaran Pamapta langsung bergerak cepat menuju TKP bersama Unit Inafis. Prioritas utama kami adalah memastikan identitas korban melalui sistem IPS dan melakukan olah TKP secara mendalam untuk mengungkap fakta di lapangan secara transparan,” ujar IPDA Eko Suprayetno, S.H.
Berdasarkan hasil Olah TKP dan penggunaan alat Inafis Portable System (IPS), identitas korban terkonfirmasi valid. Selain itu, hasil pemeriksaan medis oleh dr. Beterl di Puskesmas Mengkubang menunjukkan :
• Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan (luka tajam maupun tumpul) pada tubuh korban.
• Temuan medis di lapangan menguatkan bahwa peristiwa ini murni merupakan kejadian gantung diri.
• Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 3 jam sebelum ditemukan.
Dari hasil keterangan saksi, diketahui korban sempat mengeluhkan kondisi penglihatannya yang kabur beberapa waktu terakhir. Terkait hal ini, IPDA Eko Suprayetno, S.H. memberikan pesan kepada masyarakat :
Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi keluarga maupun tetangga sekitar. Jika ada kerabat yang mengeluhkan sakit atau menunjukkan perubahan perilaku, hendaknya segera diberikan pendampingan atau dilaporkan kepada pihak terkait agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat kita antisipasi bersama. (Tomy)
![]()
