Belitung Timur | Detak Media.com

Kabag Ops Polres Belitung Timur Kompol Nannang Suwardi menghadiri rapat dan evaluasi perkembangan situasi pascaaksi unjuk rasa yang terjadi pada 7 Agustus 2026 di PT Timah Tbk, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Belitung Timur tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Mayjen TNI (Purn) Hendi Geneardi selaku Direktur Operasional PT Timah Tbk, Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten melalui Zoom, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur Fezzi Uktolseja melalui Zoom, Kabag Ops Polres Belitung Timur Kompol Nannang Suwardi, Kasat Intelkam Polres Belitung Timur AKP Al Faizun, S.H., serta Anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur Subandri.

Dalam kegiatan tersebut, Kompol Nannang Suwardi menyampaikan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pascaaksi unjuk rasa. Ia menjelaskan bahwa Polres Belitung Timur terus melakukan langkah-langkah pengamanan, patroli, serta pendekatan dialogis kepada masyarakat guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Polres Belitung Timur juga terus mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Polri terus melakukan langkah antisipasi pascaaksi unjuk rasa dengan meningkatkan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu kebenarannya,” ujar Kompol Nannang.

Rapat tersebut juga membahas perkembangan pembelian bijih timah masyarakat, termasuk kendala pencairan dana kepada mitra dan operasional sejumlah titik pembelian. Persoalan tersebut menjadi perhatian bersama karena berkaitan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Belitung Timur.

Dalam pembahasan, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dan DPRD mendorong PT Timah Tbk agar segera mengambil langkah untuk mempercepat pencairan dana kepada mitra serta memastikan titik-titik pembelian dapat tetap melayani masyarakat.

Hasil rapat selanjutnya akan dituangkan dalam bentuk surat bersama sebagai upaya percepatan proses pencairan dana RKAB untuk disampaikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat koordinasi dan mencari solusi bersama guna mencegah munculnya kembali keresahan di tengah masyarakat serta menjaga situasi Kabupaten Belitung Timur tetap aman, tertib, dan kondusif. (Tomy)

Loading

By Admin