Purwakarta | Detak Media.com

Di tengah kondisi kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air dan meningkatnya potensi kebakaran lahan, masyarakat Kabupaten Purwakarta bersama unsur terkait melaksanakan Shalat Istisqa di Alun-Alun Pasanggarahan Pemda Purwakarta.

Shalat Istisqa merupakan shalat sunnah muakkadah yang dilaksanakan secara berjamaah di tanah lapang sebagai bentuk ikhtiar dan doa kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat Kabupaten Purwakarta yang bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kondisi kemarau dapat berakhir.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Purwakarta Kompol Yudiono, S.Sos., M.M., turut hadir bersama personel Polres Purwakarta yang melaksanakan pengamanan dan pengaturan selama kegiatan berlangsung.

Bertindak sebagai imam Ustaz Asep Fitriadi sedangkan khotib sekaligus Ketua MUI Kabupaten Purwakarta Drs. KH. M. John Dien menyampaikan khotbah dan pesan keagamaan kepada jamaah.

Kehadiran Polri tidak hanya dalam bentuk pengamanan kegiatan, tetapi juga sebagai bagian dari kepedulian dan kebersamaan bersama masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau panjang. Pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib dan khusyuk.

Wakapolres Purwakarta Kompol Yudiono, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk pelayanan sekaligus upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Polri hadir bersama masyarakat, memberikan rasa aman sekaligus turut mendukung kegiatan doa bersama di tengah kondisi kemarau panjang. Mudah-mudahan ikhtiar dan doa kita bersama dapat menjadi jalan turunnya hujan serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Selain berkaitan dengan kebutuhan air, kondisi kemarau panjang juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau lahan secara sembarangan.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang berkembang di wilayah.

“Shalat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar dan doa bersama masyarakat dalam menghadapi kemarau panjang. Di sisi lain, kami mengajak masyarakat untuk tetap melakukan langkah nyata dengan menghemat penggunaan air, menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan,” ungkapnya.

Polres Purwakarta juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama. Tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mencegah kebakaran.

Perpaduan antara ikhtiar, doa dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi semangat bersama masyarakat Purwakarta dalam menghadapi musim kemarau panjang.

Semoga hujan segera turun, bumi kembali basah, dan masyarakat Purwakarta senantiasa dalam lindungan Allah SWT. (Anggiat. Htb)

Loading

By Admin