Kab Bogor, Detak Media.com

Pandemi Covid-19 yang telah memasuki tahun kedua, selain merusak sendi-sendi perekonomian masyarakat, juga berdampak menurunnya pelayanan kesehatan masyarakat ditingkat bawah seperti peran posyandu garda terdepan , UKBM-Usaha Kesehatan Masyarakat Berbasis Masyarakat yakni pelayanan masyarakat tingkat Desa, dikarenakan PSBB ataupun PPKM.

Hal ini diakui oleh Kades Mampir Asep Supini saat bincang dengan awak media di Kantor Desa Mampir Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Jumat/ 20/8/2021.

“Peran posyandu menjadi terkendala bahkan sempat vakum saat diberlakukannya PSBB dilanjutkan dengan PPKM,” ujar Asep Supini diawal perbincangan.

“Tapi saat ini karena PPKM telah diperlonggar, peran dan tugas-tugas Posyandu yang juga menjadi kepanjangan tangan Dinkes dan Puskesmas untuk tindakan preventif dan melayani kesehatan masyarakat, kita optimalkan. Ini barusan sebelum ke kantor Desa, saya berkunjung ke salah satu Posyandu dari 17 Posyandu di 18 RW se-Desa Mampir, untuk memberikan arahan dan semangat kepada para kader Posyandu,” papar Asep Supini.

Saat ini selain pelayanan terhadap Bumil dan anak anak atau balita untuk mencegah stunting, juga pelayanan kepada warga Lansia seperti cek gula darah dan lainnya.
Penyuluhan dan pelayanan kepada anak anak mencakup gizi buruk, cacingan guna mencegah stunting, juga vaksinasi balita. Untuk umum penyuluhan dan pelayanan kesehatan TBC, DBD. HIV, termasuk menjadi Tracer untuk warga yang terpapar Covid-19.

PemDes Mampir memberikan dukungan penuh kepada kader-kader Posyandu dalam melaksanakan tugas-tugasnya, termasuk juga memperbaiki fasilitas fisik Posyandu tersebut.

“Kita optimalkan peran mereka dengan segala keterbatasan anggaran yang ada. Mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga program Posyandu 7 point dasar tidak terhambat ataupun terbebani oleh penyebaran Covid-19, butuh kedisiplinan semua warga termasuk patuh Prokes” pungkas Asep Supini, yang memenangkan Kades pasca Pilkades serentak tahun 2019 dengan optimis (Gultom)

Editor : Ikadewi

Loading

By redaksi