Kab Bogor, Detak Media.com

Ditengah munculnya varian baru Covid-19 Omicron, Pemerintah akhirnya secara resmi 12 Januari 2022 memulai vaksinasi Booster, (dosis ketiga) . Hal ini disambut gembira oleh Kades Nambo Nanang SE, seperti yang diutarakannya kepada awak Detakmedia.com, di kantor Desa Nambo Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor, Rabu 12/1/2022.

Nanang menyatakan pihaknya prihatin dengan merebaknya kasus yang ditengarai varian baru Covid-19 Omicron, khususnya di DKI Jakarta pasca liburan Nataru di awal tahun 2022, padahal diakhir tahun 2021,  masyarakat sudah optimis keadaan sudah pulih,  setelah berkutat dengan Covid-19 hampir 2 tahun lamanya.

“Alhamdullilah jelang akhir tahun 2021, pencapaian vaksinasi Covid-19 warga Desa Nambo sudah diangka 90 %, modal bagus imunitas warga untuk menghadapi pandemi Covid-19, tetapi ada keprihatinan juga terkait sedang merebaknya kasus Covid-19 yang diduga varian baru Omicron sudah sampai di Indonesia,  tetapi kita menyambut gembira langkah Pemerintah hari ini 12 Januari 2022 yang  memulai vaksinasi Booster, dosis ketiga, demi kepentingan kesehatan masyarakat, walaupun belum nyampe ke wilayah kita,” ungkap Nanang sembari mengajak awak media menikmati kopi yang disediakan

Saat ditanyakan terkait kesiapan PemDes Nambo rencana program vaksinasi Booster ini,  Nanang memastikan kesiapannya beserta perangkat PemDes Nambo.   Dirinya mengaku apapun keputusan Pemerintah untuk kepentingan masyarakat, pasti sudah diperhitungkan dengan matang, apalagi yang menyangkut kesehatan demi imunitas warga, agar  kuat menghadapi virus Corona yang memang diduga sebelumnya tidak akan mudah lenyap.

“Untuk saat ini kita memang masih fokus untuk vaksinasi Covid-19 Anak usia 6-12 tahun yang lagi berjalan, tetapi jika ada perintah, petunjuk dan kesiapan perangkat Nakes terkait program vaksinasi Booster ini,  maka PemDes Nambo, siap menjalankannya, termasuk sosialisasi ke warga sudah dimulai, dan saya berharap program ini berjalan dengan baik seperti vaksinasi sebelumnya dosis satu dan dua,” pungkas Nanang.

Pemerintah memulai vaksinasi Booster ini dengan berbagai persyaratan, antara lain sudah divaksin dosis 2 rentang waktu lebih 6 bulan, usia 18 Tahun keatas, diprioritaskan lansia dan rentan, dengan skema suntikan booster homolog (vaksin sejenis) dan juga suntikan booster heterolog (dengan vaksin berbeda dengan jenis dosis 1 dan 2).

Penulis : Gultom

Loading

By redaksi