Purwakarta | Detak Media.com
Polres Purwakarta Polda Jabar menghadiri kegiatan Kick Off Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang digelar serentak se-Jawa Barat oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di Aula SMKN 2 Purwakarta untuk wilayah Kabupaten Purwakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya diwakili Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Dr. Uyun Saepul Uyun.
Sementara secara terpusat di Arcamanik Kota Bandung, kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat yang mewakili Gubernur Jawa Barat, unsur Forkopimda, Kementerian Agama serta Forum Sekolah Swasta.
Adapun peserta yang mengikuti secara daring di wilayah Purwakarta di antaranya Ketua KCD Wilayah IV, Kasi Intel Kejari Purwakarta, para kepala sekolah SMA, SMK dan SLB negeri maupun swasta serta unsur TNI-Polri.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan sejumlah kebijakan baru terkait penerimaan peserta didik tahun 2026, termasuk peluncuran pendaftaran SPMB dan program Sekolah MAUNG (Manusia Unggul).
Program Sekolah MAUNG disebut menjadi salah satu inovasi pendidikan di Jawa Barat yang membuka kesempatan bagi siswa berprestasi dari berbagai daerah tanpa dibatasi sistem zonasi.
Calon peserta didik dapat mendaftar melalui jalur prestasi akademik maupun non akademik dengan bukti piagam penghargaan mulai tingkat lokal hingga internasional.
Selain itu, pemerintah juga memastikan seluruh siswa lulusan SD dan SMP tetap dapat melanjutkan pendidikan baik ke sekolah negeri maupun swasta.
Sistem penilaian raport pun kini dilakukan secara digital melalui E-Raport yang diterbitkan langsung oleh kementerian guna meningkatkan transparansi dan akurasi data pendidikan.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reskrim AKP Dr. Uyun Saepul Uyun mengatakan Polres Purwakarta mendukung penuh pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan transparan, aman dan bebas dari praktik penyimpangan.
“Pendidikan merupakan pondasi penting dalam mencetak generasi unggul. Kami mendukung seluruh proses penerimaan siswa baru agar berjalan jujur, objektif dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta didik,” ujar AKP Uyun Saepul Uyun.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi palsu maupun oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Jangan mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan sekolah atau instansi tertentu dengan meminta sejumlah uang untuk meloloskan peserta didik. Jika menemukan indikasi kecurangan segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa dunia pendidikan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar dapat melahirkan generasi yang unggul dan berintegritas.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Mari bersama mendukung proses penerimaan siswa baru yang transparan, jujur dan berkualitas demi masa depan generasi muda,” ujar IPTU Tini Yutini.
Ia juga mengimbau para orang tua agar aktif memantau proses pendaftaran anak dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial maupun pesan berantai.
“Pastikan informasi diperoleh dari sumber resmi dan jangan mudah memberikan data pribadi ataupun sejumlah uang kepada pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambah Tini. (Anggiat. Htb/Asep)
![]()
