Kab. Bogor, Detak Media.com

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor yang telah di launching dan dicanangkan di Desa Situsari pada Kamis (17/6/2021) lalu oleh Camat Cileungsi Adhi Nugraha, S. STP, nampaknya tidak terendus dan menjadi perhatian PemDes Gandoang.

Hal ini tampak sekali dan menjadi keprihatinan beberapa awak media saat menyambangi langsung Kantor Desa Gandoang, Kamis (19/8/2021). Lingkungan Kantor Desa yang bertetangga dengan Puskesmas Gandoang tersebut, disambut dengan pemandangan kumuh dan berantakan material dan sampah di seluruh bagian halaman belum juga ada perbaikan.

Pemandangan kumuh dan berantakan tersebut samasekali tidak mencerminkan sebagai sebuah Kantor pelayanan masyarakat. Terlihat urukan tanah yang teronggok tidak rata, bekas plang disandarkan di dinding, rumput tumbuh liar, pasir mangkrak, sampah, dan lain-lain. Sehingga bisa menjadi preseden buruk kepada masyarakat Desa, padahal disebelahnya Puskesmas yang peduli kepada kesehatan dan juga kebersihan apalagi dimasa pandemi saat ini.

Agak jauh berbeda dengan Desa tetangganya yang lain, pasca pencanangan BBGRM, yakni di Desa Situsari, Kades M. Dahlan memimpin dan mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih termasuk Kantor Desa. dan sampah di jalan-jalan, serta pencanangan Kampung Ramah Lingkungan.

Demikian juga Desa Cipeucang, Kades Gopur Atmaja, memimpin langsung gerakan pembersihan lingkungan dimulai dari Kantor Desa, bahkan mempercantiknya saat ini berupa pembangunan pagar Kantor Desa dan aula/pendopo.

Silaen salah seorang pengamat Kesehatan Masyarakat, kepada awak media ini menyatakan keprihatinan sekaligus rasa herannya, terkait keadaan lingkungan Kantor Desa dan perangkatnya yang melayani warga, tetapi tidak menunjukkan keteladanannya, apalagi BBGRM telah dicanangkan 2 bulan lalu.

“Semua warga harus dilibatkan melalui pengurus RT dan RW serta tokoh masyarakat tetapi tetap dimulai dari Aparatur Desa terlebih dahulu,” jelas Silaen dengan serius

Beberapa waktu lalu, juga mengemuka dan salah seorang jurnalis Bogor menuliskan bahwa Kepala Desa Gandoang, lupa alamat Kantor Desa, sebagai bentuk pengamatan dan penasaran termasuk warga Desa Gandoang sulit bertemu dengan Kepala Desa, karena sangat jarang berkantor di Desa.

Awak media ini pun berkali kali menyambangi kantor Desa, tapi Kades nya tidak berkantor, dan terakhir di datangi, Kamis 19/8/2021, di Kantor Desa hanya ada 3 petugas desa, tanpa ada Sekdes yang juga seyogyanya berkompeten menandatangani surat-surat keperluan warganya.

Seorang warga bernama Hendra yang beraktifitas sehari-hari di halaman UPT Puskemas Gandoang, terletak persis di depan Kantor Desa mengatakan: “Pak Kades memang jarang sekali terlihat datang ke Kantor Desa, dan banyak juga yang menanyakannya, tapi coba saja tanya ke staf nya, kalau abang penasaran,” ungkapnya. (Gultom)

 

Editor : Admin

Loading

By redaksi